BOSS Saya Brengsek, Saya Gak Peduli!

My Stupid Boss MovieDulu saya punya pengalaman seperti judul di atas. Sampai sekarangpun kalau ada kesempatan memberi nasihat kepada anak-anak di tempat usaha, saya selalu katakan bahwa jangan pedulikan BOSS kita brengsek atau tidak selama bukan kita yang brengsek.

“Pokoknya dimanapun kamu berada pastikan kamu jadi orang yang bisa diandalkan, Insha Allah gak ada ruginya. Kalau perlu sebisa mungkin gimana caranya (yang positif) supaya BOSS-mu sampai bergantung dengan keberadaanmu. Di situ artinya bahwa kamu punya NILAI”.

Kalau perusahaan bangkrut, banyak perusahaan yang mau menarikmu dengan tawaran gaji yang mungkin lebih gede karena kapasitasmu. Pun Kalau engga ada perusahaan yang mau menarikmu, kamu punya modal cukup untuk bisa membuat perusahaan sendiri karena kamu tahu banyak bagaimana cara mengoperasikannya dari A sampai Z-nya. Simpel!.

Fokus aja sama pertumbuhan keilmuan dan produktifitasmu, jangan melulu menuntut gajimu. Terkadang justru gaji besar yang kita terima membuat kita menjadi tumpul dan malas bertumbuh karena sudah merasa di comfort zone.

Untuk kamu yang sudah jadi BOSS, jangan kerjaannya ngritik karyawaaaan meluluu tiap waktu tapi engga berusaha meningkatkan kapasitas mereka apalagi sampai tidak memanusiakan. Dalam skala bisnis yang kecil, seorang BOSS harus mampu sekaligus merangkap sebagai seorang LEADER yang menjadi suri tauladan bawahannya.

Bukan bermaksud mengajak kita untuk menjadi orang yang arogan atau egois dalam lingkungan kerja. Dalam konteks ini, sekali lagi saya ulang; dalam konteks ini, saya bermaksud mengajak kita untuk selalu fokus berkarya dan mengembangkan diri sekalipun dalam kondisi yang tidak mendukung. Jangan juga terlalu menggantungkan nasib sama lingkungan, ntar repot sendiri!

Selamat berkarya!
Pic.Source : Google.com

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *